PANDEMI COVID-19 TELAH MEMBERI BANYAK PENGETAHUAN
& PELAJARAN BERHARGA SERTA MERUBAH PERILAKU KITA.
MARI KITA BELAJAR DARI KELUARGA PAK AANG YANG TELAH
MENERAPKAN DIRUMAHNYA SESUAI PROTOKOL KESEHATAN (STANDARD KEDOKTERAN)
cuplikan artikel dalam diskusi di WAG
POSITIVE WORD’S
krn setiap masuk rumah dari luar, sy pasti disemprot
desinfektan standard kedokteran.. siapapun termasuk ibu sy yg
datang ke rumah sy.. cek suhu tubuh dan selalu bawa handsanitiser dan dipakai saat setiap
masuk rumah.. bukan sekedar cuci tangan
saja yg belum tentu bersih dan mematikan covid.. ini protokol yg sdh ada
di rumah sy sejak ada isue covid bbrp bulan yg lalu.. Alhamdulillah
HAL-HAL YANG
PERLU KITA KETAHUI DAN CONTOH TENTANG PROTOKOL KESEHATAN YANG DITERAPKAN DI
RUMAH PAK AANG, UNTUK DAPAT DITIRU/IKUTI AGAR DAPAT MEMASTIKAN AMAN DARI
COVID-19, KARENA CARA CUCI TANGAN YANG TELAH ANDA LAKUKAN BELUM TENTU BERSIH
DAN MEMATIKAN COVID.
krn
setiap masuk rumah dari luar, sy pasti :
|
Apa
yang perlu kita pelajari dari implementasi protokol kesehatan di Rumah Pak
Aang ? untuk menyempurnakan yang telah kita lakukan.
|
Referensi
yang telah kita lakukan
|
|
1.
disemprot desinfektan standard kedokteran
|
Apa itu Standard Kedokteran ?
·
Apa Disinfektannya ?
·
Bagian apa yang boleh disemprot disinfektan ?
·
Berapa kali boleh disemprot disinfektan dalam
sehari ?
·
Bagaimana sikap dan perilaku yang harus
dilakukan saat disemprot disinfektan ?
|
Semprotr disinfectan dilakukan di :
· Fasilitas
Umum (Seluruh Jalan & Pagar di komplek GPH, Ruag terbuka.
· Periode
2x dalam seminggu.
· Bahan
Chloorsept.
· Tidak
disemprotkan ke tubuh manusia.
|
|
2.
siapapun
termasuk ibu sy yg datang ke rumah sy
|
Siapapun yang datang kerumah ?
·
Apa Pengertiannya “SIAPAPUN”, apakah setiap orang yang dari luar rumah masuk ke
dalam rumah (anggota keluarga, sanak saudara & tamu) ? atau ada
pengertian lain ?
|
· Siapapun
Wajib Cuci-tangan.
· Siapapun
Wajib memakai MASKER.
· Memberi
kewenangan kepada security untuk menolak/melarang masuk wilayah GPH bagi
siapapun yang tidak menggunakan MASKER.
|
|
3.
cek suhu tubuh
|
·
Berapa Standard suhu tubuh normal dan
upnormalnya ?
·
Bgmn setting temp. gun ?
·
Siapa operatornya ?
|
Belum dilakukan
|
|
4.
selalu
bawa handsanitiser dan dipakai saat setiap masuk rumah
|
·
Apa Hand sanitiser standard kedokteran yang di
rekomendasikan ?
·
Apa dan mengapa harus hand sanitiser itu (komposisi
dan keunggulannya) ?
·
Bgmn caranya agar setiap orang yang datang
kerumah selalu membawa handsanitiser yang standard kedokteran ?
·
Bila yang datang tidak membawa handsanitiser
bagaimana ?
|
Handsanitiser disiapkan di depan rumah.
Referensi komosisi handsanitizer :
https://youtu.be/Dw86CYO9ygs
(Membuat
Hand Sanitizer Sesuai dengan Standar WHO)
https://youtu.be/edkSkCFp8nc
CARA MEMBUAT HAND SANITIZER SESUAI ANJURAN WHO
(LAWAN KORONA) Feat @Baby_Alfatih19
|
|
bukan sekedar cuci tangan saja
yg belum tentu bersih dan mematikan covid..
|
·
Bagaimana cara Cuci Tangan yang benar ?
·
Dengan sabun apa agar COVID-19 mati ?
|
Penyediaan Sarana & Prasarana Cuci tangan di POS-1, sebagai media
Edukasi kepada Warga GPH :
·
Membuat Himbauan Selalu Cuci tangan
·
Menugaskan Security untuk memastikan setiap
orang yang masuk ke GPH harus Cuci tangan.
·
Cuci tangan dilakukan minimal 20 detik.
·
Dengan sabun antiseptic yang disediakan di
tempat cuci-tangan.
Referensi cara cuci tangan :
·
https://www.kpai.go.id/utama/12-cara-mencuci-tangan-yang-baik-dan-benar-standar-who
·
https://youtu.be/XbQhSoMjxww
·
https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4903337/cara-cuci-tangan-yang-benar-menurut-kemenkes-dan-who
|
|
Komunikasi melalui WA dengan Pak Aang.
[11.03, 22/6/2020] Didik Rudiyanta: Pak Aang YSH.
Saya kemarin dulu mendapatkan berita dari WAG GPH
BERSARI ini, yang di forward oleh Bapak Muljohadi tentang klarifikasi Covid-19
GPH H-24 yg ditulis oleh Bapak Aang GPH K-26.
Saya mengambil point penting dalam tulisan
tersebut, sebagai berikut :
1. validasi hasil swab/pcr dari rs paru surabaya.
2. Protokol kesehatan standard kedokteran yg telah
diterapkan di keluarga pak Aang.
pada point 1 diatas, biarlah tim covid-19 yg
melakukan penelusuran data dlm rangka validasi, hal ini sdh ada organisasi yg
resmi dan berkompetensi menyelesaikan
saya tertarik dgn point nomor 2. karena apa yg
telah kita lakukan dinilai belum tentu dapat mematikan covid-19, untuk dapat
menyempurnakan apa yg telah kita lakukan bersama, maka tidak ada salahnya
bila pak Aang dapat membagikan
pengalamannya tentang Protokol Kesehatan standard kedokteran yg telah
diterapkan dirumah pak Aang dan diyakini
dapat/efektif mematikan covid-19. Sekali lagi bahwa ini semua hanya untuk
menyempurnakan apa yang telah/dapat dilakukan warga GPH utk dapat selamat dari
bahaya covid-19.
adapun hal-hal yang penting dan belum saya ketahui
perbedaan antara yg telah dapat kami lakukan dengan prosedur kesehatan standard
kedokteran ada dalam lampiran.
matur nuwun menawi ngrepoti
hormat kami
Didik R.
[13.26, 22/6/2020] P Aang MBM: Oh ya begini..
Setiap masuk rumah, saya bukan hanya cuci tangan..
krn cuci tangan itu bersih hanya tangan.. bagaimana dgn baju kita, celana kita
dan apa yg kita pakai.. bukankah yg tersentuh dg barang2 yg ada di luar bukan
hanya tangan ?
Baju kita, celana kita, jaket kita dll pasti akan
tersentuh dg barang2 yg ada di luar sana.. bisa jadi barang2 itu terkena cairan
covid19..
Jadi hanya mencuci tangan menurut sy belum tuntas
membersihkan covid yg kemungkinan menempel di selain tangan..
Jadi sy dan keluarga menggunakan cairan desinfektan
yg biasa digunakan di klinik2 kesehatan, cairan TH4 yg diproduksi Kalbe Farma
(maaf saya sebut produk bukan untuk promosi 🙏)
.. kadang cairan lain yg sejenis, yg sdh ada ijin produksi dg standard resmi..
bahkan ada yg a…
[13.30, 22/6/2020] P Aang MBM: Ini saat datang dari
luar, disemprot semua termasuk tas dsb..
Bahkan setiap barang yg masuk rumah dari kiriman
luar kami semprotkan saat dimasukkan rumah.. termasuk beli air galon, saat
diantar ke rumah, jg kami semprot desinfektan..
[13.30, 22/6/2020] P Aang MBM: Ini saat di dlm
rumah, kami cek suhu tubuh..
[13.55, 22/6/2020] P Aang MBM: Oh ya pak, kalo sy
boleh menambahkan.. kami sebenarnya bukan hanya bawa hansanitizer saja, di
mobil ada semprotan desinfektan, juga di tas jika bawa tas yg agak besar.. kami
isi di bekas semprotan pengharum baju setrikaan..
Kami semprotkan ke kursi mobil sendiri krn
sebelumnya kan kita kadang tdk jelas duduk di mana saja.. atau jika naik grab
kami ijin semprot kursinya terlebih dahulu..
[14.03, 22/6/2020] P Aang MBM: Oh ya, rumah saya
blok L 11, K 26 itu klinik istri sy.. 🙏🏼
[19.53, 22/6/2020] Didik Rudiyanta: baik pak Aang,
terima kasih banyak sharing yang sangat bermanfaat.
kami sebagai pengurus RW, tentu sulit memfasilitasi
warga dgn standard yang sangat tinggi, hal-hal sederhana saja seperti warga
wajib memakai masker dgn benar, itu saja membangun komunikasinya sudah mahal
dan masih perlu upaya terus-menerus mengingatkan warga.
saya sebenarnya ingin mendapatkan informasi tentang
bagaimana memperlakukan tamu dari luar daerah dimana budaya dan perilaku
daerahnya pada masa pandemi ini berbeda-beda, utk dpt menyesuaikan dgn protokol
kesehaan standard kedokteran yang bapak terapkan.
pengalaman kami di pos-1, tamu ya hrs tunduk dan
patuh dgn tatacara kita.
walau masih jauh dari sempurna.
baik pak Aang, terima kasih atas kesediaannya.
mohon maaf bila ada tutur kata dan khilaf saya.
salam hormat dan jaba erat
Didik.
GPH S-20
[20.01, 22/6/2020] P Aang MBM: Masalah tamu, jika
sekiranya tamu itu lama di rumah,
semisal saudara, maka kami semprot desinfektan yg standard itu..
Jika tamu itu sebentar saja, maka cukup dia cuci
tangan dan pakai handsanitizer.. setelah dia pulang, baru kami semprot tempat
tamu duduk tadi atau sekitarnya..
[20.02, 22/6/2020] P Aang MBM: Ya pak Didik, semoga
sukses program2 RW dan perumahan.. mohon maaf jika ada salah kata.. 🙏🏼
Tidak ada komentar:
Posting Komentar